Bandung, Beritainspiratif.com - Ditargetkan pada tahun ini jumlah gerai 212 Mart akan berlipat ganda menjadi minimal 200 gerai, dan maksimal 250 gerai.

"Kita sembilan bulan sudah 100 gerai. Akhir 2018 target kita 200-250, total gerai. Target yang menurut saya realistis adalah 200 gerai tahun ini. Kan sekarang sudah 104. Artinya tinggal 100 lagi lah paling nggak sampai akhir tahun," Kata Sekretaris Umum Koperasi Syariah 212, Irfan Syauqi Beik, Senin (19/3) di Jakarta.

Namun menambah gerai bukan perkara mudah. Menurutnya ada sejumlah tantangan yang dihadapi.

"Dua tantangannya. Pertama tentu permodalan. Kedua dari sisi pengembangan komunitas, karena syarat kita penambahan gerai harus disertai komunitas. Salah satu challenge di situ. Tapi saya optimis. Kalau saya kira permodalan standar lah, bisa dicarikan solusi," ujarnya.

Ketimbang modal, dia menilai kalau kesulitan yang paling mungkin dihadapi adalah kewajiban membentuk komunitas bagi siapa saja yang ingin membuka gerai 212 Mart. Tapi rupanya masih ada tantangan lain, terlepas dari dua hal di atas.

"Terakhir adalah slot di beberapa kabupaten kota ada pembatasan ritel modern. Slot ritel sudah banyak diisi saudara kita yang sebelah, nggak usah sebut merek ya. Jadi kadang di beberapa wilayah kabupaten kota jatah untuk pendirian berkurang, tinggal sedikit," tambahnya.

Gerai yang berdiri dari ghirah kebangkitan ekonomi umat ini diinisiasi dari aksi damai 2 Desember 2016, 212 Mart yang dinaungi Koperasi Syariah 212 kini berkembang  hingga jumlahnya mencapai 104 dan tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Sampai hari ini sudah 104 gerai. Jabodetabek memang paling besar, juga termasuk di luar Jabodetabek seperti di Solo, Palembang, ada Bangka Belitung, di Medan. Beberapa tempat," tambah Irfan

Dia mengatakan saat ini paling banyak memang tersebar di Jabodetabek. Akan tetapi di luar daerah itu, gerai 212 Mart pun terus tumbuh.

"Tapi daerah lain sudah mulai bermunculan. Artinya dalam waktu 9 bulan kita sudah bisa buka sampai 100 gerai lebih," sebutnya.

(Kaka/detik)