UMB Gelar Pengabdian Masyarakat 'Kolaborasi Internasional' Gandeng UMT dan OK OCE

dok.UMB


BERITAINSPIRATIF.COM - Universitas Mercu Buana menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional bersama Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dan OK OCE pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan Bazzar UMKM atau Market Day sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi bisnis yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Professor Dr. Yusliza Mohd Yusoff dari Faculty of Business, Economics and Social Development, Universiti Malaysia Terengganu, yang menyampaikan materi bertajuk “GreenTransformation of MSMEs to Achieve Business Sustainability: Promoting Eco-Friendly Practices for Long-Term Business Growth.” Materi tersebut menekankan pentingnya penerapan praktik bisnis ramah lingkungan sebagai strategi jangka panjang dalam memperkuat keberlanjutan usaha UMKM.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Iim Rusyamsi, S.T., M.M., Chairman OK OCE, yang membawakan materi mengenai Green Transformation of MSMEs to Achieve Business Sustainability. Melalui pemaparannya, OK OCE menegaskan pentingnya pendampingan, penguatan jejaring, serta peningkatan kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar yang semakin menaruh perhatian pada isu keberlanjutan.

Baca Juga: 400 Mahasiswa UMB Dibekali Keterampilan Mengelola Medsos Berbasis Nilai Bisnis

Dalam kegiatan ini, para dosen Universitas Mercu Buana turut berkontribusi melalui berbagai materi strategis yang relevan dengan kebutuhan pengembangan UMKM. Prof. Dewi Nusraningrum, M.Si. menyampaikan materi tentang Strengthening Green Literacy and Innovation in MSMEs, yang menekankan pentingnya literasi hijau dan inovasi sebagai fondasi transformasi usaha.

Selanjutnya, Dr. Yanto Ramli, S.H., M.M. membawakan materi Green Transformation of MSME by Implementing Social Media Management to Achieve Business Sustainability, yang membahas bagaimana pengelolaan media sosial dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat citra, komunikasi, dan keberlanjutan bisnis UMKM.

Isu penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama melalui materi Transforming Jakarta’s MSME Human Resources Towards Green Business: Developing Green Leadership, Green Competencies, and a Sustainable Work Culture yang disampaikan oleh Dr. Lenny Christina Nawangsari, S.T., M.M. Materi ini menyoroti pentingnya kepemimpinan hijau, kompetensi hijau, dan budaya kerja berkelanjutan bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Dr. Erna Sofriana Imaningsih, M.Si. menyampaikan materi mengenai Implementation of Circular Economy Through Organic-Inorganic Waste Management in Green MSMEs, yang memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah organik dan anorganik dalam mendukung ekonomi sirkular.

Dari sisi pengelolaan keuangan, Prof. Dr. Indra Siswanti, M.M. membawakan materi Financial Management for MSMEs “OK OCE” to Enhance Business Sustainability. Materi ini memberikan penguatan kepada pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih sehat, terencana, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Penguatan daya saing UMKM juga dibahas oleh Dudi Permana, Ph.D. melalui materi Engineering MSME Competitiveness: A Strategic Playbook for Transforming Green Operations into a Profit and Differentiation Engine. Pemaparan ini menekankan bahwa transformasi hijau tidak hanya menjadi tuntutan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber nilai tambah, diferensiasi, dan keunggulan kompetitif.

Baca Juga: KDM Minta Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan & Perkebunan di JABAR

Selanjutnya, Dr. Agus Arijanto, S.E., M.M. menyampaikan materi Empowering OK OCE MSMEs through Green HRM Implementation and Sustainable Business Practices, yang membahas pentingnya praktik manajemen SDM hijau dalam membangun perilaku kerja yang lebih peduli lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.

Materi mengenai penguatan kapasitas bisnis berkelanjutan disampaikan oleh Dr. Eri Marlapa, S.E., M.M. melalui topik Strengthening the Sustainable Business Capacity of MSMEs. Sementara itu, Dr. Aldina Shiratina, S.E., M.Si. membawakan materi Strengthening Sustainable Marketing as a Pillar of MSME Transformation to Enhance Resilience and Competitive Advantage, yang menegaskan pentingnya pemasaran berkelanjutan sebagai pilar transformasi UMKM dalam meningkatkan ketahanan bisnis dan keunggulan bersaing.

Baca Juga: Pemkot Bandung Terjunkan 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Sehat

Pada aspek digitalisasi, Dr. Andyan Pradipta Utama, S.E., M.M. menyampaikan materi Transformation of OK OCE MSMEs through Digital Content Strategy to Increase Brand Awareness and Competitiveness. Materi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya strategi konten digital dalam memperkuat kesadaran merek dan daya saing UMKM di era ekonomi digital.

Selain itu, Mas Wahyu Wibowo, Ph.D. membahas Transition into Circular Economy among SMEs atau transisi UMKM menuju ekonomi sirkular. Materi ini memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya penggunaan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap branding dan pemasaran digital juga diperkuat melalui materi Branding and Digital Marketing Assistance for MSMEs oleh Dr. C. Catur Widayati, S.E., M.M.. Sementara itu, Ali Hanafiah, DBA. menyampaikan materi Promoting Eco-Brand Adoption among Indonesian MSMEs: Through Tumbler-Based Promotions and Gen Z UGC Activation, yang menekankan pentingnya adopsi eco-brand melalui promosi kreatif dan keterlibatan generasi muda dalam konten digital.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mercu Buana menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui kolaborasi internasional, pendampingan UMKM, dan pengembangan praktik bisnis berkelanjutan. Kehadiran Universiti Malaysia Terengganu dan OK OCE menjadi bentuk sinergi strategis dalam mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perubahan pasar, peduli terhadap lingkungan, serta mampu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan Bazzar UMKM atau Market Day juga menjadi ruang nyata bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, serta mengembangkan pengalaman pemasaran langsung kepada konsumen. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi penguatan ekosistem UMKM, khususnya dalam membangun usaha yang lebih inovatif, hijau, inklusif, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Lihat Berita dan Artikel lainnya di: Google News 

Berita Terkait