Jakarta, Beritainspiratif.com - Penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) mempunyai dampak baik terhadap perilaku pengendara dalam berlalu lintas. 

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Penindakan Pelanggaran (Dakgar) Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol I Made Agus Prasatya dikutip dari korlantas.polri.go.id saat wawancara ekslusif bersama Tim NTMC Polri, selasa 12 April 2022.   

“Upaya ini merupakan cipta kondisi Korlantas Polri untuk mempersiapkan Operasi Ketupat 2022, sehingga saat mudik lebaran nanti akan tercipta suatu peserta berlalu lintas yang berkeselamatan kendaraan, dan jalan yang berkeselamatan,” ucap I Made.   

Baca Juga: Begini Cerita Tim Peneliti Dalam Pengamatan Hilal di Observatorium Bosscha ITB

I Made menjelaskan bahwa adanya jalan tol merupakan sarana yang sudah disiapkan pemerintah untuk mobilisasi dan meningkatkan perekonomian nasional, oleh sebab itu jalan ini harus bebas hambatan.

Dari hasil survei Korlantas bersama pihak Jasa Marga, bahwa ada dua pelanggaran yang sering dilakukan pengendara di jalan tol yang berdampak pada kecelakaan lalu lintas, yakni Overspeed dan Overload. Oleh karena itu penerapan E-TLE di jalan tol difokuskan pada penindakan pelanggaran tersebut. 

“Dengan terpasangnya E-TLE ini harapan kami laka lantas yang ada di jalan tol dapat berkurang. Bahkan hingga sampai hari ini belum ditemukan angka kecelakaan atau fatalitas kecelakaan di titik E-TLE,” sambung I Made.  

Dari data pelanggaran E-TLE Overspeed di jalan tol hingga hari ini, Korlantas Polri mencatat ada 27.791 yang tercapture. Diantaranya jalan tol Lampung 15.048, Polda Metro Jaya 6.394, dan di Jateng 6.349.  

“Untuk pelanggaran terhadap batas muatan (overload) ada 8.019. Wilayah Polda Metro Jaya 4.700, kemudian di wilayah Jateng 2.061 dan Jabar 1.251 dan Jatim 7 kasus overload,” terang I Made.  

I Made mengimbau kepada para pengendara jelang perjalanan mudik lebaran 2022 agar mempersiapkan diri serta kendaraannya sebelum melakukan perjalanan.  

“Jangan lupa juga lakukan vaksin booster, kemudian siapkan kendaraan dan rencana perjalanan mudik sehingga kita bisa selamat aman tertib lancar,” pungkasnya.

(RV)