- Ramadhan & Idul Fitri
- 31 Mar 2025
BERITAINSPIRATIF.COM - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur pada Kamis (27/3/2025) menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat tiga pejabatnya yang ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisaris pada 3 (tiga) Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso mengatakan, BI menyambut baik penunjukan pejabat setingkat Asisten Gubernur yang diusulkan menjadi Dewan Komisaris pada sejumlah Bank BUMN.
“Sesuai dengan ketentuan, Rapat Dewan Gubernur BI pada Kamis, 27 Maret 2025 menetapkan pemberhentian wajib dengan hormat terhadap ketiga pejabat setingkat Asisten Gubernur yang ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisaris bank BUMN,” kata Denny dalam keterangan resmi, Kamis, 27 Maret 2025.
Baca Juga: Bank Indonesia Luncurkan QRIS TAP, Layanan Bayar Cukup Tempelkan HP
3 (tiga) Pejabat setingkat Asisten Gubernur Bank Indonesia tersebut yakni:
1. Edi Susianto, S.E, M.Sc, Asisten Gubernur, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, sebagai Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada 24 Maret 2025;
2. Donny Hutabarat, S.E, Asisten Gubernur, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, sebagai Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada 26 Maret 2025; dan
3. Ida Nuryanti, S.H, M.M, Asisten Gubernur, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI, sebagai Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada 26 Maret 2025.
Pemberhentian dimaksud efektif berlaku sejak tanggal masing-masing keputusan RUPST di atas.
Baca Juga: Kemenag dan BI Akan Kembangkan Zakat dan Wakaf jadi Pilar Ekonomi Nasional
Perlu disampaikan bahwa jabatan Asisten Gubernur adalah jabatan karier tertinggi di Bank Indonesia setelah melalui proses penugasan dan seleksi yang ketat.
Ketiga pejabat tersebut selama berkarier lebih dari 30 tahun di Bank Indonesia senantiasa menunjukkan kinerja, dedikasi, profesionalisme, dan integritas yang tinggi.
Bank Indonesia meyakini ketiga pejabat tersebut dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi kinerja perbankan dalam mendukung kemajuan perekonomian nasional.