Kota Bandung, Beritainspiratif.com - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, Baznas bisa menghimpun potensi ZIS lebih maksimal melalui kantor baru tersebut.

Pelayanan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) semakin meluas dengan hadirnya kantor baru Baznas Kota Bandung di Jalan Pelajar Pejuang 45 No.10.

Kantor ini merupakan fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Karena memang potensi ZIS di Kota Bandung itu sangat besar. Kepercayaan jadi hal yang penting untuk mencapai potensi tersebut. Mudah-mudahan fasilitas dari Pemkot Bandung ini bisa menjadi salah satu penunjangnya," harap Yana, Rabu 26 Oktober 2022.

Baca Juga:

-Penguatan Lembaga: FK KIM Kota Bandung Gelar Sosialisasi di 6 Kecamatan

-Kemenkes Umumkan Daftar 156 Obat Sirop Aman dan Boleh Diresepkan

-Bank Indonesia Buka Lowongan Kerja Jalur PKWT 2022, Ini Formasinya

Baca Juga: Antapani Tengah Kelurahan Pertama yang Terapkan STBM di Kota Bandung

Ia juga menyampaikan, Baznas Kota Bandung sudah melakukan audit eksternal dan memperoleh predikat WTP. Pelayanan pun telah menggunakan digitalisasi, sehingga pengumpulan dana lebih transparan dan real time.

"Bila ada warga yang menyampaikan bantuan apapun bisa dilihat di aplikasi prosesnya sudah sejauh mana. Sehingga muzaki bisa percaya uangnya tersampaikan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin menjelaskan, meski Baznas telah berpindah lokasi ke Jalan Pelajar Pejuang 45, tapi pelayanan ZIS masih bisa diakses di kantor lama basement Masjid Al Ukhuwah.

"Baznas Kota Bandung tetap melakukan pelayanan di Jalan Wastukancana (Masjid Al Ukhuwah) dan Pelajar Pejuang 45. Sesuai regulasi, kita harus berdiri secara mandiri. Dulu pelayanan ZIS di lantai 3. Lalu pindah ke sini karena akses transportasinya lebih mudah bagi para muzaki dan mustahik," jelas Akhmad.

Beberapa bantuan program kegiatan yang telah disalurkan Baznas Kota Bandung dari Januari-Oktober 2022 antara lain, bantuan program pendidikan kepada 459 penerima manfaat.

Bantuan kesehatan sebanyak 830 orang. Lalu, program keagamaan untuk 5.410 orang.

"Ada juga program sosial kemanusiaan untuk 39.738 penerima manfaat. Dan bantuan ekonomi atau modal usaha untuk 605 orang. Totalnya jadi 47.042 penerima manfaat," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada kesempatan kali ini Baznas juga bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung untuk sosialisasi program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

"Kita juga ada pengukuhan BAAS, ada pengobatan gratis dan pembagian sembako, serta layanan bazar," katanya.

Hal serupa disampaikan Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Anang Jauharudin. Ia mengakui jika Baznas Kota Bandung merupakan salah satu lembaga zakat yang terdepan di Jabar. 

"Audit eksternal berturut-turut WTP. Baznas Kota Bandung di tahun ketiga sudah mendapatkan ISO 9001 2015," sebut Anang.

Namun, ia berpesan untuk jangan terlalu euforia dengan fasilitas baru dan kemudahan yang selama ini didukung Pemkot Bandung. 

"Tugas kita masih panjang. Tantangan kita bukan hanya mengumpulkan zakat dari ASN, tapi juga dari pihak eksternal harus bisa kita raih," tuturnya. **

(AA)

Baca Juga: 

-TONTON VIDEO-VIDEO BERITAINSPIRATIF