Foto: Diskominfo
BERITAINSPIRATIF.COM - Destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Plaza Haji Al Qosbah yang baru dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Idulfitri lalu, kini mulai menarik perhatian masyarakat sebagai tempat manasik umrah yang terbuka untuk umum.
General Manager Plaza Haji Al Qosbah, Habibi menjelaskan, pembangunan kawasan ini baru berjalan sekitar satu tahun dan saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Meski begitu, fasilitas utama untuk manasik umrah sudah dapat digunakan oleh masyarakat.
“Ini adalah fasilitas untuk melaksanakan manasik haji. Tapi karena belum selesai semua, saat ini baru bisa untuk manasik umrah. Namun sudah terbuka untuk umum, baik keluarga, rombongan maupun perorangan,” ujarnya, Rabu 15 April 2026.
Baca Juga: KDM Bersama Menteri PKP Resmikan Program Bedah Rumah 40.000 Unit di Jabar
Ia menuturkan, pengunjung cukup membeli tiket untuk dapat mengikuti manasik reguler yang dijadwalkan beberapa kali dalam sehari. Jadwal tersebut tersedia mulai pagi hingga malam hari, sehingga memberi fleksibilitas bagi masyarakat.
Fasilitas utama yang telah tersedia di antaranya replika Ka'bah lengkap dengan pelatarannya untuk pelaksanaan tawaf. Selain itu, terdapat pula replika Safa dan Marwah yang digunakan untuk simulasi sai.
“Ke depan akan dilengkapi dengan replika tenda Arafah, masjid hingga jumrah, sehingga rangkaian ibadah haji bisa dilakukan secara lengkap,” katanya.
Plaza Haji Al Qosbah berdiri di atas lahan hampir satu hektare atau sekitar 9.000 meter persegi. Kawasan ini juga mampu menampung hingga 1.500 orang, bahkan telah digunakan untuk pelaksanaan salat Idulfitri saat hari pertama dibuka.
Tak hanya menghadirkan edukasi ibadah, pengelola juga menambahkan unsur rekreasi. Salah satunya adalah wahana tunggang unta yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Kami punya dua ekor unta dengan kuota 100 orang per hari, kecuali hari Senin. Bagi yang tidak kebagian, bisa ikut aktivitas feeding atau memberi makan unta,” jelasnya.
Selain itu, tersedia pula berbagai fasilitas pendukung seperti area kuliner, supermarket, hingga kafe di lantai dua yang menyasar kalangan muda.
Plaza Haji Al Qosbah beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Manasik umrah digelar dalam beberapa sesi, mulai pukul 09.00 pagi hingga 20.00 malam. Seluruh aktivitas dilakukan di dalam ruangan, sehingga tidak terpengaruh cuaca.
Baca Juga: Bandung Raya, Cianjur dan Purwakarta Sepakat Kembangkan PSEL di Kawasan Sarimukti
Untuk pengunjung rombongan, pihak pengelola menyarankan melakukan reservasi terlebih dahulu agar dapat disiapkan kebutuhan khusus, termasuk penggunaan ballroom yang memiliki kapasitas hingga 300 orang.
Dalam masa pembukaan, pengelola juga memberikan promo menarik. Tiket masuk yang semula Rp25.000 didiskon hingga 60 persen pada hari kerja menjadi Rp10.000. Sementara pada akhir pekan, diskon 40 persen membuat harga tiket menjadi Rp15.000.
“Promo ini rencananya diperpanjang sampai Iduladha untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya untuk wisata dan edukasi, Plaza Haji Al Qosbah juga membuka peluang untuk berbagai kegiatan, termasuk akad nikah dengan latar replika Ka'bah hingga seminar dan pelatihan.
Sejak dibuka, antusiasme pengunjung terbilang tinggi. Tidak hanya warga Bandung, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Barat seperti Cirebon dan Sukabumi. Popularitasnya pun meningkat berkat media sosial.
“Biasanya mereka sekalian berkunjung ke Masjid Al Jabbar, jadi sekarang ada dua destinasi sekaligus,” katanya.
Ke depan, Plaza Haji Al Qosbah diharapkan menjadi pusat edukasi manasik yang lengkap dan terjangkau bagi semua kalangan. Dengan konsep menyerupai pengalaman ibadah di Tanah Suci, tempat ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk lebih memahami ibadah haji dan umrah.
“Harapannya masyarakat bisa merasakan pengalaman manasik yang nyaman dengan fasilitas terbaik, sekaligus menjadi bekal sebelum berangkat ke Baitullah,” ungkapnya.