Wali Kota Bandung Lepas Peserta Mudik Gratis ke Berbagai Tujuan

Wali Kota Bandung, M Farhan saat melepas program mudik gratis di Balai Kota Bandung, Selasa, 17 Maret 2026 / Diskominfo


Kota Bandung, Beritainspiratif.com - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan resmi melepas program mudik gratis bagi ratusan warga di Balai Kota Bandung, Selasa, 17 Maret 2026. Sebanyak 259 peserta diberangkatkan menggunakan lima armada bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

Farhan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat tersebut.

“Alhamdulillahi rabbil alamin, di sore hari yang sejuk ini kita akan melepas lima bus untuk mudik gratis dari Dinas Perhubungan Kota Bandung,” ujar Farhan.

Baca Juga: Pemkot Bandung Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Ini Rute & Jadwalnya!

Adapun rute mudik gratis yang disiapkan meliputi Bandung–Surabaya, Bandung–Yogyakarta, Bandung–Cirebon–Kuningan, serta Bandung–Tasikmalaya–Banjar. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Farhan menyampaikan, mudik gratis bukan sekadar layanan transportasi tanpa biaya, melainkan bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi antarwilayah. Menurutnya, tradisi mudik memiliki nilai strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Mudik gratis bukan hanya sekadar menyediakan bus free sampai tujuan. Ini juga bentuk dukungan terhadap mobilitas warga Kota Bandung yang menunjukkan adanya perputaran sumber-sumber ekonomi,” katanya.

Ia menjelaskan, para perantau yang bekerja di Kota Bandung selama setahun akan membawa sebagian penghasilannya ke kampung halaman, sehingga membantu menggerakkan ekonomi daerah asal.

“Mereka bekerja di Kota Bandung dan kemudian memindahkan sebagian pendapatannya ke kampung halaman. Inilah pentingnya nilai ekonomi dari mudik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan, berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik secara nasional pada tahun ini bisa mencapai hampir 200 juta orang di wilayah Jawa dan Sumatera. Hal tersebut dinilai sebagai indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan, mudik juga memiliki risiko, baik dari sisi keselamatan maupun kesehatan. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk menjaga keamanan dan kondisi kesehatan selama perjalanan.

“Kita harus menjaga agar para pemudik selalu dalam keadaan sehat dan selamat hingga sampai ke tujuan,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Nyatakan Perang Terhadap Geng Motor

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi melaporkan, total peserta mudik gratis tahun ini mencapai 259 orang dengan lima unit bus yang telah disiapkan.

“Untuk tujuan Bandung–Surabaya sebanyak 50 orang, Bandung–Yogyakarta masing-masing 50 orang, Bandung–Cirebon–Kuningan 50 orang, dan Bandung–Tasikmalaya–Banjar sebanyak 59 orang. Total seluruhnya 259 peserta,” jelas Rasdian.

Mayoritas peserta merupakan pelajar dan mahasiswa dengan persentase mencapai sekitar 65 persen. Selain itu, terdapat pula peserta dari kalangan ibu rumah tangga, buruh, dan wiraswasta.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan, Dinas Perhubungan telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari ramp check kendaraan hingga pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi.

“Kami sudah melakukan pengecekan fisik kendaraan dan kelengkapan dokumen bersama kepolisian, serta memastikan seluruh armada laik jalan,” ungkapnya.

Selain itu, tes kesehatan dan tes urine bagi pengemudi juga telah dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.

Rasdian menambahkan, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk perbankan dan sektor swasta yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan mudik gratis tahun ini.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman hingga para peserta tiba di tujuan masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan seluruh peserta bisa sampai dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga,” ungkapnya.

Berita Terkait