Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat memberikan keterangan Jumat (20/03/2026) siang di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek / dok. Korlantas Polri
BERITAINSPIRATIF.COM - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghentikan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diputuskan setelah evaluasi bersama jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan. Penghentian dilakukan pada Jumat (20/03/2026) siang di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa arus kendaraan sudah melandai dan terkendali. Kondisi tersebut dinilai tidak lagi memerlukan skema satu arah. Evaluasi menjadi dasar pengambilan keputusan penghentian kebijakan tersebut.
“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali. Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB” kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026) siang.
Baca Juga: One Way Tahap Pertama Mulai Berlaku di Tol Trans Jawa KM 70 - KM 263 Pejagan-Pemalang
Penghentian dilakukan melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat. Setelah itu, petugas melaksanakan sterilisasi jalur untuk memastikan keamanan. Arus kendaraan kemudian dikembalikan ke pola normal di kedua arah.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran mobilitas pengguna jalan. Arus lalu lintas kini kembali berjalan dua arah, baik menuju Jakarta maupun ke Trans Jawa. Kondisi terpantau stabil di sejumlah ruas tol utama.
“Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang,” tutur Irjen Pol. Agus.
Ia menegaskan bahwa penerapan dan penghentian one way merupakan bagian dari strategi yang bersifat situasional. Kebijakan akan terus menyesuaikan dinamika di lapangan. Evaluasi dilakukan secara berkala oleh petugas di lapangan.
Baca Juga: JABAR Diskon 10 Persen PKB Selama Libur Idulfitri 2026
Selanjutnya, Korlantas Polri memfokuskan pengamanan pada rangkaian Hari Raya Idulfitri. Pengamanan meliputi malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga lokasi wisata. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ya tentunya Jumat malam hari ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan,” ungkapnya.
Selain itu, Korlantas Polri juga menyiapkan strategi arus balik Lebaran. Rekayasa lalu lintas akan disusun bersama para pemangku kepentingan. Berbagai opsi disiapkan, termasuk penggunaan tol fungsional dan sistem pemantauan lalu lintas.
“Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik,” pungkasnya.